Berakhlak Mulia, Santri Cendekia

Senin, 24 Februari 2020

SOSIALISASI UJIAN AKHIR BERSAMA (UAB) MADIN SE - KOTA MALANG






Pada hari Senin tanggal 24 Pebruari 2020 Pukul 12.30 Wib. Seksi PD Pontren bekerja sama dengan Forum Komunikasi Diniah Takmiliyah (FKDT) mengadakan kegiatan Sosialisasi Ujian Akhir Bersama (UAB) tingkat Madin Tujuan Menyamakan Persepsi Pembuatan kisi-kisi soal Ujian tingkat madin. Disela-sela kegiatan dari Seksi PD. Pontren sedikit menjelaskan tentang EMIS, Permohonan IJOP, dan Pengisian Aplikasi Ditamanis.


EMIS di jelaskan oleh Ibu Iin Nurjanah, S.Sos
beliau menjelaskan pengisian Emis bagi Madin sangat penting karena sangat berkaitan dengan data yang di minta Kementerian Agama Pusat. EMIS merupakan singkatan dari Education Management Information System. Data emis ini dijadikan pusat pendataan pendidikan Islam satu pintu. Dengan adanya data satu pintu maka akan sangat strategis sebagai penunjang proses perencanaan dan pengambilan kebijakan program Pendidikan Islam pada Kementerian Agama.

Permohonan IJOP dijelaskan oleh  Bapak Ahmad Hasyim
beliau menjelaskan bahwa Kementerian Agama melalui Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) menerbitkan surat edaran prosedur izin operasional pondok pesantren. Surat edaran bernomor 2050/Dt.V.4/Hm.01/05/2018 tersebut ditujukan kepada Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi seluruh Indonesia.  
Prosedur Ijin Oprasional ada tiga yaitu :
1. Permohonan Ijin Oprasional Pondok Pesantren
2. Permohonan Ijin Oprasional Madrasah Diniyah
3. Permohonan Ijin Oprasional TPQ / LPQ
Permohonan ijin Oprasional berkas harus terlebih dahulu lengkap sesuai persyaratan yang berlaku, kemudian mengisi Aplikasi Ijop yang ada di website :                            https://ditpdpontren.kemenag.go.id/ijoppesantren  Persyaratan semua ada di website, kemudian di bawa ke Kemenag Kota Malang untuk pengajuan melalui PTSP kemenag Kota malang sehingga akan di terbitkan Piagam Ijin Oprasional.

DITA MANIS ( Digitalisasi Data Madrasah Diniyah Dan Lembaga Keagamaan Islam ) dijelaskan oleh Bapak Wahyu.

Ditamanis adalah data lembaga yang ada di Kota Malang baik Pondok Pesantren, Madrasah Diniyah ( Madin ), dan TPQ / LPQ, data ini sangat berkaitan dengan EMIS dan IJOP Pusat, tanpa ada Emis dan IJOP maka dita manis tidak akan tercipta. di tambahkan oleh Ibu Iin Nurjanah, S.Sos bahwa ditamanis ini di ciptakan sendiri oleh Bapak Kasi PD Pontren Bapak Achmad Shampton, S.HI, beliau menciptakan data tersebut tujuannya mempermudah Kemenag Kab/Ko,  selama ini Emis hanya bisa dilihat dan tidak bisa di olah, oleh karena itu beliau ingin mempermudah pendataan lembaga kota malang melalui DITA MANIS. Jalan kerja dari Dita Manis  yaitu Lembaga mengisi data terlebih dahulu,  data Dita Manis juga terdiri dari Permohonan Ijin Oprasional Pondok, Ijin Oprasional Madin, Ijin Oprasional TPQ / LPQ semua data EMIS dan IJOP dari Pusat di jadikan satu di Dita Manis untuk mempermudah pemantauan lembaga.


Dilanjut oleh FKDT acara utama Kegiatan Sosialisasi Ujian Akhir Bersama (UAB) Madin se Kota Malang oleh Ketua FKDT yaitu Ustad Umar dan Seketaris FKDT Ustad Yasid Al- Busthomi di jelaskan bahwa UAB ini tujuannya menyamakan persepsi untuk membuat kisi-kisi soal yang tujuannya untuk sekolah Madrasah Diniyah di Kota Malang di pertengahan Acara bapak Kasi PD Pontren ( H. Achmad Shampton, S.HI ) Hadir dan mengisi sedikit Pengumuman dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Jawa Timur yaitu :
1. Akan ada Madin teladan pemilihannya diserahkan pada FKDT
2. Ada Akses Bantuan yang bisa di akses Melalui Link Sarpras PD Pontren Kemenag pusat.








0 komentar:

Posting Komentar